Diare atau mencret atau kegiatan PUP dengan durasi
yang sering dari pada biasanya terjadi karena beberapa sebab sebagai berikut:
- Infeksi oleh bakteri dan virus (sebagian besar diare pada bayi dan anak disebabkan oleh infeksi rotavirus) atau parasit.
- Alergi terhadap makan atau obat tertentu
- Infeksi oleh bakteri atau virus yang mentertai penyakit lain
- Pemanis buatan
- Masuk angin
Dengan gejala Muntah, Badan lesu
atau lemah, Panas, Tidak nafsu makan, terdapat darah atau lendir dalam kotoran, Rasa pengin pup seperti tak tertahankan berulang-ulang atau tidak pernah lega setelah Pup, Ketika mengeluarkan kotoran sekuat tenaga tapi hasilnya cuma sedikit. Sungguh sangat menyiksa dan jika tidak segera di obati akan sangat berbahaya karena dapat membuat penderita menjadi semakin lemah karena terlalu banyak mengeluarkan cairan dalam tubuh.
Sebagai bahan pencegahan selalu menjaga kebersihan baik tubuh maupun lingkungan, makanan dan minuman, tidak mengkonsumsi makanan yang terlalu pedas atau asam. Untuk mengobatinya bisa dengan obat yang biasa disediakan di apotik atau toko obat atau bisa juga dengan yang tersedia di alam. Sebagai contoh seperti yang dulu sering ibu saya berikan ketika aku mengalami diare untuk menghentikannya bisa Memakan buah Sawo mentah dan garam, Memakan pucuk daun jambu biji, Makan Pisang kepok setengah mateng, Makan babal atau nangka yang masih muda belia dicampur garam. dan untuk mengganti cairan atau ion tubuh bisa mengkonsumsi air kelapa muda. Kelapa Ijo yang dipetik dan tidak dijatuhkan ke tanah kata ibuku lebih berkasiat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar